
Apa perbedaan TKA Kelas VI dan ANBK Kelas V ?
Pendahuluan
TKA merupakan asesmen yang mengukur capaian akademik setiap peserta didik secara individu pada akhir jenjang SD. ANBK merupakan bagian dari Asesmen Nasional yang bertujuan memotret mutu pendidikan di sekolah, bukan kemampuan individu seluruh siswa.
Pengertian
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen terstandar nasional untuk mengukur penguasaan akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. TKA bersifat tidak wajib dan hasilnya diberikan kepada setiap peserta.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah evaluasi mutu pendidikan yang mengukur kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan belajar untuk memperoleh gambaran kualitas sekolah.
Latar Belakang
TKA dikembangkan untuk menyediakan hasil capaian akademik yang objektif dan terstandar sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi pendidikan berikutnya. ANBK dikembangkan sebagai pengganti evaluasi mutu pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan tidak lagi berorientasi pada kelulusan siswa.
Sasaran
Seluruh peserta didik kelas VI SD yang memilih mengikuti TKA. ANBK Sampel peserta didik kelas V yang dipilih secara acak oleh sistem, beserta guru dan kepala sekolah.
Tujuan
Mengukur kemampuan akademik individu secara objektif, memberikan laporan hasil kepada peserta didik, serta menjadi salah satu bahan pertimbangan seleksi masuk SMP jalur prestasi sesuai kebijakan daerah. Memetakan mutu pendidikan pada satuan pendidikan agar pemerintah dan sekolah memperoleh dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Manfaat
TKA Peserta didik memperoleh sertifikat atau laporan hasil kemampuan akademik yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan seleksi akademik. Sekolah juga memperoleh informasi capaian belajar siswanya. ANBK Sekolah memperoleh laporan mutu pendidikan sebagai dasar menyusun program peningkatan kualitas pembelajaran. Hasil ANBK tidak digunakan sebagai nilai rapor maupun kelulusan siswa.
Persiapan Pendalaman materi Bahasa Indonesia (membaca) dan Matematika serta materi lain sesuai ketentuan, latihan soal, simulasi CBT, serta pembiasaan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Penguatan literasi membaca, numerasi, pendidikan karakter, simulasi ANBK, kesiapan komputer, jaringan internet, dan pelaksanaan gladi bersih.
Pelaksanaan Dilaksanakan pada akhir jenjang SD menggunakan komputer sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. Peserta mengerjakan soal akademik secara individu. Dilaksanakan menggunakan komputer dengan peserta yang dipilih secara acak. Instrumen meliputi Asesmen Kompetensi Minimum (Literasi dan Numerasi), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Hasil Nilai
TKA Setiap peserta memperoleh nilai atau laporan hasil individu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan akademik. Nilai TKA tidak menentukan kelulusan. ANBK Tidak menghasilkan nilai individu yang digunakan sebagai nilai sekolah. Hasil berupa laporan mutu sekolah dan digunakan sebagai bahan evaluasi serta perbaikan pembelajaran.
Kesimpulan
Perbedaan mendasar antara TKA Kelas VI dan ANBK Kelas V terletak pada tujuan pelaksanaannya.
*TKA berorientasi pada pengukuran kemampuan akademik individu peserta didik, sehingga setiap peserta memperoleh hasil nilai pribadi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan akademik. Sebaliknya, *ANBK berorientasi pada pemetaan mutu pendidikan di tingkat sekolah, sehingga hasilnya digunakan sebagai dasar evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran, bukan untuk menilai ataupun menentukan kelulusan peserta didik. Dengan demikian, kedua asesmen memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
